Satu Mata Ratu

Duduk telungkup
menanti mentari di dalam fajar
Menyanding cawan berisi anggur
bersama sepotong roti suci
Kunanti engkau turun
Di dalam segitiga
Bertopographi terpenggal di ujungnya
Menatap dengan satu matanya
Malaikat turun dengan sayapnya
tergantung lingkaran di atasnya
Terucap satu
Tetapi tiga jadinya
Meniup jiwa di dalam raga hampa
Mencabut sakit bahagiapun datang
Engkau adalah ratu segala ratu
yang kutunggu sepanjang waktu
Sebelum datang si Abal Qosim
Sebelum datang si Trilogi Sejati
Yang akan membuat semua tak berarti
Mengulik kulik menguak kuak
Menyelaraskan derap dalam gempita
Membuka gulita menjadi benderang

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply