KOMPAS (Komunitas Persaudaraan Satu Aspal): Kota Metro

ERATKAN SOLIDARITAS DALAM KOMPAS
(Komunitas Persaudaraan Satu Aspal)

Komunitas terdiri dari sekumpulan orang yang memiliki hobi dan visi misi yang sama. Begitupun dengan KOMPAS (Komunitas persaudaraan Satu Aspal) yang merupakan sebuah wadah bagi penggemar sepeda motor, di mana mereka berjalan di atas satu aspal dan memiliki persaudaraan yang sangat solid. KOMPAS terbentuk sekitar dua tahun yang lalu tepatnya tanggal 12 Desember 2015. Meski cukup muda untuk dikatakan sebagai sebuah komunitas, namun KOMPAS sudah memiliki banyak agenda kegiatan. Terlebih lagi diawal pembentukan KOMPAS sudah memiliki 10 member resmi dan beberapa dalam tahap peresmian.

KOMPAS lebih mengutamakan kepentingan bersama seperti mengikat tali persaudaraan, menambah teman, dan berbagi ilmu karena sesuai dengan visi nya yaitu menitik beratkan persaudaraan. Komunitas motor yang satu ini memiliki kegiatan yang sangat positif dan program kerja yang terstruktur. Dalam kegiatannya mereka selalu mengadakan empat kali pertemuan dalam satu bulan, dalam setiap pertemuan selain membahas tentang program kerja, mereka juga mengadakan uang khas yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan bakti sosial setiap enam bulan sekali. Belum lama ini kompas mengadakan baksos ke Panti Asuhan Budi Utomo Kota Metro, dan ternyata kegiatan mereka menuai respon yang sangat positif oleh masyarakat sekitar, bahkan kegiatan tersebut akan terus dilakukan rutin untuk membantu sesama dan menjalin tali persaudaraan.
Selain mengadakan kegiatan bakti sosial, untuk lebih menjalin persaudaraan antar anggota klub dan dengan komunitas lain yang ada di manapun, mereka rutin mengadakan touring setiap malam minggu sekitar pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai, dengan lokasi star di depan Hotel Sekuntum 21 Kota Metro untuk sekedar refresing dan berkendara santai. KOMPAS memiliki bascamp atau tempat berkumpul di 22 Hadimulyo Metro Barat, mereka juga mempersilahkan masyarakat umum yang berminat untuk bergabung dengan syarat mempunyai jiwa komunitas, sehat, dan yang paling terpenting adalah memiliki Surat Izin Berkendara (SIM) dan surat-surat kendaraan yang lengkap.
Cecep yang akrab di sapa Om Bram selaku ketua Umum KOMPAS berharap kedepannya agar komunitas ini lebih solid, lebih mengedepankan kekeluargaan, menjadi contoh yang baik bagi komunitas motor lainnya, tidak hanya menyalurkan hobby namun dalam komunitas ini ia berharap bisa membawa pengaruh posotif untuk anak-anak muda dengan adanya kegiatan-kegiatan yang positif.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply