Pintu Malam

Hina itu sudah biasa
Berdarah merah seperti tarikan nafas
Duka luka terbiasa lara
Bagai dentingan jam sepanjang hari
Awan putih biru setia pada sang mentari
Bintang timur pun menyanding sang rembulan
Tetapi….
Mentari dan rembulan tak berkawan
Ayam berkisar berkokok nyaring
Mengusir pergi long-longan serigala malam
Seperti pintu di malam hari
Terkunci rapat tertutup tegar
Terhempas dengan dingin sang malam
Tetapi tegak terjaga diri
Cinta tersesat cinta tak mengerti
Biarlah tidak di dunia ini
Kutunggu kau di sana nanti

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply