PAUD Taman Balita Plus (TABA Plus): Kota Metro

PAUD TABA PLUS (Taman Balita Plus)
PAUD TABA PLUS (Taman Balita Plus) adalah lembaga pendidikan non-formal, di bawah naungan Yayasan Cahaya Al Quran. Yayasan Cahaya Al Quran menaungi tiga lembaga pendidikan non-formal yaitu Asrama Pelajar Putra Dan Putri, Asrama Tahfidz Mahasiswa, serta PAUD Taba Plus dengan Kepala Sekolah Ibu Tri Agustina, S.Pd.I. Ketiga lembaga pendidikan non-formal tersebut mempunyai visi dan misi membentuk peserta didik agar menjadi anak yang cerdas, terampil, dan bertaqwa, dengan mengedepankan hafalan Al Quran (Tahfidz Quran) pada setiap jenjang umurnya.
PAUD Taba Plus terletak di Jalan Rambutan untuk anak usia di bawah 3 tahun dengan jumlah anak didik 10 anak dan di Jalan Terong Gang Berlin 1 untuk anak usia 3 sampai 5 tahun dengan jumlah anak didik 14 orang. Yang penulis jadikan objek tulisan adalah PAUD Taba Plus yang terletak di Jalan Terong Gang Berlin 1. PAUD ini dirintis sejak awal tahun 2013, awalnya hanya berupa saran dari ibu-ibu anggota pengajian agar mendirikan taman belajar bagi anak-anak mereka sekaligus taman bermain. Lalu berdirilah RBT Salimah (Rumah Balita Terpadu Salimah), dengan berkembangnya RBT Salimah maka berganti nama menjadi PAUD Taba Plus sampai dengan hari ini. Dana untuk PAUD ini mulanya hanya berasal dari paradonatur, namun sekarang berasal dari uang SPP peserta didik serta uang pendaftaran dan daftar ulang.
Proses belajar di PAUD ini menekankan pada penanaman nilai, mulai pukul 9 sampai dengan 10 para anak didik dibiasakan memulai belajar dengan hafalan surat-surat pendek Al Quran, doa-doa sehari-hari, dan ayat kursi. Dalam proses belajar berlangsung, diselingi dengan bermain, menggambar, bernyayi, menonton video, dan mendengarkan bacaan ayat suci Al Quran. Untuk mengetahui perkembangan anak didik maka PAUD ini memberikan buku penghubung (buku rapor) sebagai buku laporan hasil belajar dan perkembangan belajar anak didik. Adapun kurikulum yang harus dicapai pada semester ini adalah hafalan surat-surat pendek Al Quran (Al Fatihah, An Nas, Al Falaq, Al Kafirun), ayat kursi, doa sehari-hari (doa sebelum tidur, doa bangun tidur, doa ketika memakai baju, doa ketika hendak belajar, doa ketika hujan, doa memohon keselamatan untuk diri sendiri dan kedua orang tua, doa sebelum makan dan doa sesudah makan), berwudhu dan sholat.
Proses belajar yang ada di PAUD ini adalah dengan metode dan gaya belajar pengkondisian (pembiasaan), dengan cara menghafal. Jadi peran guru disini sangat menentukan keberhasilan belajar. Belajar di PAUD ini setiap hari senin sampai sabtu, khusus hari sabtu belajar dengan mendengarkan lagu-lagu muslim dan melihat video muslim. Anak didik bukan hanya dibiasakan menghafal saja, tetapi anak didik juga dibiasakan dan dilatih untuk meminta maaf bila melakukan kesalahan dan memberikan maaf. Guru mengajarkan anak didik untuk wudhu dan sholat serta berbagi sesama anak didik.
Adapun bila anak didik berhasil dan mampu menghafalkan surat-surat pendek Al Quran, ayat kursi dan doa-doa sehari-hari. Maka anak tersebut akan diberikan hadiah berupa kue-kue kecil dan pemberian bintang, guru tetap mengajarkan anak didik agar salang berbagi kue kecil tersebut. Disinilah proses penanaman nilai berlangsung. Selain hal tersebut, anak didik juga dibiasakan untuk berinfaq seikhlasnya setiap hari jumat agar siswa nantinya terbiasa bersedekah dantidak kikir bila mempunyai harta berlebih nantinya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply