Orang Ditagih Hutang Malah Galak? Ini Penjelasannya

galak saat ditagih

Iqrometro.co.id, Hidup di dunia ini pasti sering berhubungan dengan hutang-piutang dalam segala hal yang berkaitan dengan muamalah dan kerjasama dengan oranglain.

Namun, yang sering terjadi adalah beberapa masalah dimana orang yang berhutang tak membayar hutangnya bahkan ketika ditagih mereka malah terlihat lebih galak setelah ditagih beberapa kali dan seolah tak dipercaya akan membayar. Hingga, banyak yang membuat istilah yang berhutang lebih galaks saat ditagih.

Apakah anda setuju?

Banyak curhatan temen atau mungkin rekan kerja dimana saat ditagih orang yang berhutang lebih galak. Nah, hal ini mungkin dirasakan mereka yang menagih hutang tapi kembali dengan tangan kosong bahkan terlihat kesal karena malah dimarahi.

Hal ini dijawab dengan baik oleh seorang Psikolog dari Pion Clinician yaitu Astrid WEN. Astrid melihat sisi psikologis, orang yang berutang cenderung secara psikolog galak karena merupakan defense untuk melindungi dirinya. Pertahanan yang bisa dibenarkan menurutnya adalah berusaha galak agar tak kalah pendapat.

Psikolog yang lain Donna Gates juga membahas soal ini, dia mengatakan saat orang terancam atau tidak aman, mereka terpaksa membesarkan diri dan seolah mendominasi untuk perlindungan dirinya.

Astrid kembali menambahkan, sikap galak orang yang berutang membuatnya terlihat lebih besar dan lebih berkuasa agar tidak diganggu kenyamanannya dan aman dari pengembalian utang karena memang belum memiliki uang atau memang tidak berniat mengembalikannya. Pada intinya, Astrid menjelaskan kalau galaknya orang yang berutang saat ditagih adalah reaksi spontan karena emosi yang bertujuan perlindungan diri secara cepat.

Astrid sendiri memberikan saran bari orang yang memberikan pinjaman pada orang lain; Pertama, Memberi pinjaman kepada orang dengan jumlah yang nominal kira rela kehilangan uang itu pada waktu di masa depan. Kedua, Buat perjanjian yang jelas, misalnya tujuan meminjam, batas pinjaman, jaminan hingga semua hal agar tak terjadi masalah berlebih di kemudian hari. Ketiga, Sebelum meminjamkan, tanya orang lain baik keluarga yang akan berhutang untuk melihat kebiasaan orang itu apakah bisa dipercaya atau tidak.

galak saat ditagih

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.