Kelinci Berbuntut Sapi

Lantang menentang
tetapi tidak berani menendang
Budi, sopan nan menawan
tetapi muslihat kawan
Kau dulang kami dengan lembaran
Kau perdaya kami dengan long-longan
Bengis, picik, sadis, nan jalang
Merenggut pagi
Merenggut senja
Melangkah tapi tak berderap
Bersiul tapi tak bernada
Mungkinkah kami yang rungu
atau sampeyan yang kelewatan
Kurang berajar
Ajar terkurang
Dasar kau kelinci berbuntut sapi
cerdik, lincah, nan rupawan
tapi jongkok di hati dan pikiran
Nirwana indah kau punya
Tetapi maya ditelan morgana
Karena jahanam itu persemayamanmu
Yang kau bangun berpeluh-peluh
Bersama sang Adam dan handai tolanmu
Rasakan getir itu
Suatu saat merengkuhmu
Di dalam fananya besi-besi dunia
Atau jahanam yang baranya dari tubuh-tubuhmu

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

2 Responses

Leave a Reply