Gaji Kurang, Indikasi Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan, Kejagung Sita Data dan Dokumen

bpjs ketenagakerjaan

Iqrometro.co.id, Nasional. BPJS memang hingga kini belum lepas dari krisis, termasuk krisis keuangan dan defisit yang fantastis jumlahnya. Kali ini, Penyidik Kejaksaan Agung bahkan menyita beberapa dokumen dan data dari Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Daerah Jakarta Selatan.

Leonard Eben Ezer Simanjuntak yang merupakan Kepala Pusat Penerangan Hukum di Kejagung menyebutkan bahwa penyitaan terhadap data dari BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Selatan oleh Tim Penyidik Kejagung adalah meningkatkan perkara dugaan tindak pidana korupsi dari PT BPJS Ketenagakerjaan untuk masuk ke tingkat penyidikan.

Leonard membernarkan pada 18 Januari 2021 Tim Penyidik memang melakukan penggeledahan di Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan hingga menyita beberapa dokumen. Surat penyidikan pun formal dan legal dengan Nomor penyidikan Print-02/F.2/Fd.02/2021. Dana korupsi di BPJS Ketenagakerjaan berkaitan dengan pengelolaan dana dan dana investasi di BPJS Ketenagakerjaan.

Di satu sisi, Irvansyah Utoh Banja yang merupakan Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BP Jamsostek menyebutkan pihaknya menghormati proses penyidikan dan siap memberikan keterangan dan transparansi dalam memastikan pengelolaan investasi yang memang sesuai dengan tata kelolanya.

Irvansyah menyebut penyidikan ini harus dicermati dengan adil, jangan sampai ada spekulasi di pikiran publik dalam kondisi negara yang tengah memulihkan kondisi ekonominya. Soal materi penyidikan dari Kejagung, Irvansyah mengaku tak mengetahui perkara tersebut dan soal apa penyidikan dari Kejagung akan dilakukan.

Kita tunggu saja informasi selanjutnya.

bpjs ketenagakerjaan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.