Dosa Nista

Kala senja bergelanyut dingin melanda
Auman macan berdenting riang
Gajah-gajah berkumpul riang di kolam lapang
Ular hijau dan belang bergelanyut di ranting tua
Burung gagak terbang menarik jiwa
Jiwa yang hampa penuh lamunan jemu
Menatap kosong dengan mata bolong
Mata yang dulu lentik menggelitik kaum adam
Genit mengkerdip terselip indahnya tulip
Burung parkit mengerutkan dahi indahnya
Padahal biasanya menderit indah dinanti-nanti
Berputar loncat bermain bebas tanpa batas
Dahulu bersandar di bahu yang tulus
Membenamkan kasih di palung cinta
Merindu bulan yang datang kejora
Aku bukan dewa atau malaikat yang tak pernah berbuat dosa
Yang selalu terjaga dari panasnya neraka
Aku hanya berusaha untuk tetap hidup meski aku binasa
Maafkan aku yang selalu menabur nista hina
Aku gamang aku tak punya sandaran diri
Mengklaim dosa itu hal yang fana
Ampun.. ampunilah aku wahai Engkau yang Maha Bijak
Yang tak pernah menginjak tanpa ada sebabnya

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply