Beringin Jumawa

Gadis kecil lugu nan manis
Menetes ingus di hidung mancungnya
Tercemong coklat manis sambil meringis
Tapi sayang tiba-tiba menangis
Lugu itu murni belum tercampur noda
Manis itu indah alami tanpa rekayasa
Kita kini telah tua dan mungkin merana
Tinggal dosa kenangan lama
Ingat hidup itu mati
Dan mati itu hidup abadi
Jangan seperti pohon beringin itu
Semakin tua semakin jumawa besar dan raksasa
Tidak ingat dulu merana
Kecil lunglai tidak berdaya
Memang kekar di bagian akar-akarnya
Tetapi banyak yang rusak di sekitarnya
Ingatlah muda dulu kala jangan teringat sekarang kuat perkasa
Karena besar itu dari kecil dan kecil itu akan besar
Jumawa itu seharusnya hanya lelucon belaka
Tetapi rendah diri itulah cerita yang sesungguhnya
Besar bukan berarti kekar dan kecil itu akan mencungkil dekil

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply